Anggota KPPS Boyolali meninggal dunia, ratusan warga dan KPU berbela sungkawa

Warga berbondong bondong datang ke rumah duka di Dukuh Gunung Wijil, Desa Gubuk, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (20/2).

Update: 2024-02-20 18:44 GMT
Sumber foto: Sarwoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Warga berbondong bondong datang ke rumah duka di Dukuh Gunung Wijil, Desa Gubuk, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (20/2). Kedatangan warga adalah untuk berbela sungkawa dan ikut prihatin atas meninggalnya seorang anggota KPPS desa setempat usai bertugas pada pemilu lalu di TPS 06 Desa Gubuk bernama Giyanti (37).

Keterangan dari Kepala Rukun Warga Dukuh Gunungwijil, Sriyono, sebelum meninggal, Giyanti bertugas sebagai anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 06, pada Pemilu 2024 yang digelar serentak pada Rabu (14/2/2024). Saat bertugas, yang bersangkutan sempat mengeluh merasakan pusing pusing. Karena hal ini, yang bersangkutan diminta untuk beristirahat oleh anggota lainnya. Namun dirinya tetap bertahan hingga tugasnya usai.

"Rabu pagi, Mbak Giyanti mengeluh pusing-pusing, namun tetap bertahan hingga tugas pemungutan suara selesai. Habis itu pada Kamis pagi kesehatannya drop dan dilarikan ke rumah sakit PKU Boyolali. Setelah sempat menjalani perawatan kesehatan, akhirnya meninggal pada Kamis pagi," kata Sriyono, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sarwoto, Selasa (20/2).

Almarhumah Giyanti dimakamkan di pemakaman umum Astono Gunungwijil pada Selasa (20/2).

Ketua KPU Kabupaten Boyolali Maya Yudianti bersama anggota dan Babinsa Koramil Cepogo hadir di rumah duka.

Sementara itu Ketua KPU Boyolali, Maya Yudianti menyampaikan, KPU Boyolali sangat berduka dan ikut bela sungkawa yang dalam atas meninggalnya anggota KPPS tersebut.

Maya mengatakan,"Kami sangat berduka ya karena satu teman kami, sahabat kami, penyelenggara pemilu Mbak Giyanti meninggal dunia. Beliau anggota KPPS di Desa Gubuk. Dengan meninggalnya beliau, pemeeintah daerah  memfasilitasi dengan perlindungan sosial ya, dengan BPJS ketenagakerjaan, seperti santunan kematian dan bantuan pemakaman," kata Maya Yudianti.

Lebih lanjut Maya mengatakan, di Boyolali ada dua orang anggota KPPS yang meninggal dunia, ada 23 yang sakit dan ada 5 yang sedang dirawat. "Tentu ini akan menjadi bahan evaluasi bagi KPU Kabupaten Boyolali dan KPU RI ya terkait dengan beban kerja anggota KPPS ini. Seperti mbak Giyanti ini beliau meninggal karena kelelahan," kata Maya Yudianti seraya menyebut bahwa KPK sebelumnya juga sempat menjenguk ke rumah sakit saat Giyanti dirawat. 

Tags:    

Similar News